Salafy Media

Radio Islam Indonesia

Who's Online


15 visitors online now
11 guests, 4 bots, 0 members
Map of Visitors

Potong Rambut Pendek Bagi Wanita

salafymediasalafymedia

Bolehkah seorang wanita memotong rambutnya sampai telinganya? Sering muncul pertanyaan semacam ini di kalangan para wanita. Bagaimana tinjauan syar’i-nya, berikut kami nukilkan keterangan dari Syaikh Abdul Aziiz bin Baaz rahimahullah terkait masalah ini.

إذا دعت الحاجة إلى هذا، فلا بأس في القص…إذا كان يؤذيها، ويضرها، فلا حرج، لكن لا تقصه للتشبه بالرجال أو للتشبه بالكافرات

“Apabila memotong rambut seukuran telinga itu memang diperlukan; maka tidak masalah. Seperti apabila rambut panjangnya itu mengganggu atau bahkan memudaratkannya, dalam kondisi demikian tidak masalah. Tapi tetap, jangan ia potong dengan model rambut laki-laki atau wanita-wanita kafir.” (Fataawa Nuur ‘alad Darb, lbn Baaz)

Jadi apabila kondisinya memang demikian maka silakan. Namun para muslimah yang telah bersuami tetap harus meminta izin pada suaminya sebelum memutuskan untuk memotong rambutnya. Seandainya memang dilarang maka dia harus taat pada sang suami. Dalam salah satu fatwa Al-Lajnah disebutkan :

يجب على المرأة أن تطيع زوجها في المعروف، وترك قص شعر رأسها هو الواجب عليها طاعة للزوج؛ لأن ذلك من المعروف

“Wajib bagi seorang istri untuk taat pada suami pada hal-hal yang ma’ruf. Sehingga jangan dia potong rambutnya saat sang suami melarangnya. Kewajibannya ialah taat pada suaminya, karena hal ini masih dalam koridor ma’ruf.” (XIX/227)

Di sisi lain, suami yang baik tentu tidak akan melarang istrinya untuk memotong rambutnya apabila memang rambut yang panjang hanya akan menyusahkan si istri (banyak rontok misalnya). Wabillaahi at-Taufiiq.

Jalur Masjid Agung, @Kota Raja

— Hari Ahadi, jelang istirahat 11 Rabi’ul Awal 1438 / 09 Desember 2016

Powered by WPeMatico