Salafy Media

Radio Islam Indonesia

Who's Online


9 visitors online now
8 guests, 1 bots, 0 members
Map of Visitors

Menjiwai Ibadah I’tikaf

salafymediasalafymedia

I’tikaf – Adab

Layak ditekankan, bahwa i’tikaf bukan sebatas kegiatan berdiam di masjid tanpa mengisinya dengan kegiatan apapun. Sudah berlalu bersama kita, bahwa i’tikaf bertujuan agar seorang mu’takif (yang beri’tikaf) bisa fokus dalam ibadah dan tidak terganggu dengan perkara duniawi.

Tidak ragu, bila dilakukan secara benar, i’tikaf bisa jadi sebab kebaikan pada hati seseorang. Bagaimana tidak, sedang semua waktunya dia manfaatkan untuk mengabdikan diri kepada Allah dengan beragam bentuk penghambaan.

Dengan harapan i’tikaf kita bisa lebih memberikan arti dalam hidup, berikut sejumlah adab yang dijelaskan oleh para ulama seputar i’tikaf :

– Mengikhlaskan niat dalam menjalankan ibadah i’tikaf. Sebab Allah tidak menerima dan tidak akan membalas amalan kecuali yang dilakukan ikhlas hanya karena-Nya.

– Terus mengingat hikmah dari adanya amalan i’tikaf.

– Menjaga amalan-amalan yang bersifat mutlak (seperti zikir secara umum, membaca Al Qur’an, shalat sunnah, dll) dan amalan yang terkait dengan hal lain (seperti shalat sunnah wudhu, zikir pagi-petang, shalat sunnah rawatib, dll).

– Bersemangat untuk mempersedikit interaksi dengan peserta i’tikaf lain selama bukan perkara yang sifatnya hajat. Sebab seringnya interaksi yang tidak terlalu penting kerap menyeret pada obrolan-obrolan yang sia-sia .

مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ

“Tanda baiknya keIslaman seseorang adalah dia meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. Ibnu Majah, 3976)

Termasuk dalam point ini, menon-aktifkan hp dari jaringan internet.

– Berupaya agar senantiasa dalam kondisi suci. Karena :

وَلَنْ يُحَافِظَ عَلَى الْوُضُوءِ إِلَّا مُؤْمِنٌ

“dan tidak ada yang selalu menjaga wudhunya melainkan seorang yang beriman.”

Ringkas. Tapi tidak seringkas dan semudah penerapannya, semoga Allah memberikan taufiq pada semua yang melaksanakan i’tikaf untuk menerapkan sejumlah adab ini. Wabillaahi at-Taufiiq. Yang kesemuanya bertujuan untuk mewujudkan tujuan mulia dari amalan i’tikaf.

— Jalur Masjid Agung, @Kota Raja

— Hari Ahadi, Dhuha, 25 Ramadhan 1439 / 10 Juni 2018

Powered by WPeMatico