Salafy Media

Radio Islam Indonesia

Who's Online


6 visitors online now
4 guests, 2 bots, 0 members
Map of Visitors

Jangan Remehkan Satu Pun Kemaksiatan

salafymediasalafymedia

Terkadang, atau bahkan sering, kita menggampangkan sebuah maksiat yang menurut kita ‘kan jarang’, ‘sekali-kali aja’, ‘habis ini tobat’, atau alasan-alasan lainnya.

Mari, sejenak kita simak sebuah pola pikir yang dibawakan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkenaan masalah ini. Beliau menyebutkan sejumlah konsekuensi -baik dunia maupun akhirat-, dari satu dosa yang dilakukan.

Berikut kata beliau,

Wahai orang yang tertipu dengan angan-angan! Ketahuilah, Iblis mendapatkan laknat dan terusir dari tempat kemuliaan lantaran meninggalkan perintah satu sujud yang diarahkan padanya.

Adam dikeluarkan dari surga dengan sebab satu suapan yang dilakukannya! Seorang pembunuh terhalang memasuki jannah saat dia telah melihatnya langsung dikarenakan darah yang ditumpahkannya!

Pelaku zina yang telah menikah diperintahkan untuk dibunuh saat dia memasukkan kemaluannya pada tempat yang haram meski hanya seukuran ruas jari!

Punggung berhak mendapat deraan cambuk karena satu tuduhan zina pada wanita baik-baik atau karena satu tegukan khamr! Dan satu bagian tubuh harus dipotong karena tiga dirham!

Maka.. Jangan pernah merasa aman bahwa kamu tidak akan mendekam di neraka lantaran satu kemaksiatan!

وَلَا يَخَافُ عُقْبَاهَا

“dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu.” (QS. Asy-Syams : 15)

Lalu, dampak akhirat dari sebuah dosa,

Seorang wanita masuk neraka karena menyiksa seekor kucing! Dan, seseorang masuk neraka karena sebuah ucapan yang dia anggap biasa; namun menjadikan ia tersungkur ke kedalaman neraka lebih jauh dari jarak timur-barat!

Lagi, seorang yang terus taat pada Allah selama enam puluh tahun; masuk neraka karena jelang kematian ia zalim dalam wasiatnya!

[ Bahan Bacaan : Fawaa’id Al Fawaa’id, hlm. 389 ]

Jadi, masih pantaskah kita merasa aman?! Seharusnya tidak. Semoga saja. Wabillaahi at-Taufiiq

Tersisa sedikit renungan dari Imam Ibnul Qayyim rahimahullah, bersama kita akan simak di waktu lain.

— @Kota Raja, Jalur Masjid Agung

— Hari Ahadi, Menjelang waktu zawal 21 Ramadhan 1439 / 06 Juni 2018

Powered by WPeMatico