Panen Pahala Saat Berjumpa - Salafy Media
Salafy Media

Radio Islam Indonesia

Who's Online


16 visitors online now
3 guests, 13 bots, 0 members
Map of Visitors

Panen Pahala Saat Berjumpa

salafymediasalafymedia

Sebagai makhluk sosial, satu hal yang tidak bisa terlepaskan dari kehidupan seseorang ialah bertemu dengan sesamanya. Pasti, tidak boleh tidak. Mengingat sering dan berulang-ulangnya hal ini terus menerus, Islam pun mengatur adab ataukah tata krama bagi para penganutnya saat mereka saling berjumpa.

Yang dengan menjalankan adab-adab ini saat bertemu; menjadi kian tampak jelaslah kebagusan, keindahan, dan keagungan agama Islam. Ditambah lagi, seorang yang menjalankan adab-adab ini pun akan mendapat ganjaran pahala yang melimpah dari Allah subhanahu wa ta’ala dan akan semakin memperkuat hubungan persaudaraan seimannya.

Berikut beberapa adab Islami saat berjumpa yang bisa kami sajikan kehadapan pembaca nasehatetam.com sekalian :

1. Tersenyum dan Menunjukkan Raut Muka Bahagia

Nabi Muhammad ﷺ bersabda :

تبسمك في وجه أخيك لك صدقة

“Senyumanmu untuk saudaramu bernilai sedekah bagimu.” HR. at-Tirmidzi, dan beliau menilainya hasan

Terkandung dalam hadits :

– Tersenyum pada saudara muslim saat bertemu atau bertegur sapa.

Dan jangan sampai pula seorang muslim menganggap remeh masalah senyuman ini, di samping bisa membuat hubungan persaudaraan kian erat, senyuman juga bernilai pahala di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Dalam haditsnya, Rasulullah ﷺ menyatakan :

لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

“Jangan kalian remehkan sedikitpun kebaikan!! Meskipun hanya berupa menampakkan raut wajah yang gembira saat bertemu saudaramu.” HR. Muslim (2626)

2. Mengucapkan Salam

Nabi Muhammad ﷺ bersabda :

حق المسلم على المسلم ست : إذا لقيته فسلم عليه

“Hak seorang muslim terhadap muslim lain ada enam; Apabila kamu bertemu dengannya maka ucapkan salam untuknya… “ Muttafaqun ‘alaihi

Terkandung dalam hadits :

Mengawali perjumpaan dengan mengucapkan salam. Dan ini merupakan hal yang sangat dianjurkan dalam agama kita, oleh sebab itu Nabi ﷺ mengungkapkannya sebagai “hak”.

Sebuah Nasihat :

Semestinya, kita tidak mengkhususkan ucapan salam kepada orang yang dikenal saja. Karena mengkhususkan ucapan salam kepada kenalan saja; merupakan suatu perangai kurang baik yang juga menjadi salah satu tanda hari kiamat. Rasulullah ﷺ bersabda :

إن من أشراط الساعة أن يسلم الرجل على الرجل لا يسلم عليه إلا للمعرفة

“Sesungguhnya di antara tanda hari kiamat; ialah di saat manusia mengucapkan salam hanya kepada yang dikenalnya.” HR. Ahmad, lihat : ash-Shahiihah no. 647

Maka hendaknya kita membiasakan untuk menyebarkan salam kepada setiap muslim yang kita jumpai, selama dia muslim maka dia berhak untuk mendapatkan ucapan salam dari kita saat berjumpa.

3. Berjabat Tangan

Nabi Muhammad ﷺ bersabda :

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ، إِلَّا غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

“Tidaklah ada dua orang muslim yang bertemu kemudian mereka saling berjabat tangan; melainkan dosa keduanya diampuni oleh Allah sebelum mereka berpisah.” HR. Abu Dawud no. 5212

Beliau ﷺ juga pernah bersabda :

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ الْتَقَيَا، فَأَخَذَ أَحَدُهُمَا بِيَدِ صَاحِبِهِ إِلَّا كَانَ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ يَحْضُرَ دُعَاءَهُمَا، وَلَا يُفَرِّقَ بَيْنَ أَيْدِيهِمَا حَتَّى يَغْفِرَ لَهُمَا

“Tidaklah ada dua orang Islam yang berjumpa, lantas salah seorang dari mereka menjabat tangan saudaranya; melainkan pasti Allah akan ijabah doa mereka, dan tidaklah Allah lepaskan kedua tangan mereka melainkan dalam kondisi Dia telah mengampuni mereka.” HR. Ahmad, no. 12451. Muhaqqiq Musnad berkata : Shahih li ghairihi

Keutamaan berjabat tangan dari dua hadits di atas :

– Mendapatkan pengampunan dosa dari Allah

– Akan Allah kabulkan permohonan yang dipanjatkan

Ditambah lagi, berjabatan tangan saat berjumpa merupakan kebiasaan generasi terbaiknya umat ini (para sahabat Nabi Muhammad). Anas bin Malik radhiyallaahu ‘anhu pernah ditanya oleh Qatadah :

عَنْ قَتَادَةَ ، قَالَ : قُلْتُ لِأَنَسٍ : أَكَانَتِ الْمُصَافَحَةُ فِي أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ؟ قَالَ : نَعَمْ

Apakah berjabat tangan merupakan hal yang biasa terjadi di kalangan para sahabat nabi ﷺ ?” Anas menjawab, “Benar.” HR. al-Bukhari no. 6263

‌4. Saling Berpelukan Apabila Datang Dari Safar

Anas bin Malik radhiyallaahu ‘anhu berkata :

كان أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم إذا تلاقوا تصافحوا، وإذا قدموا من سفر تعانقوا

“Merupakan kebiasaan para sahabat Nabi ﷺ, apabila mereka bertemu; berjabat tangan. Dan apabila sebagian dari mereka pulang dari safar; maka mereka saling berpelukan. HR. ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Aushath, dinilai baik sanadnya oleh Imam Muhammad Nashir (ash-Shahiihah no. 2647)

Terkandung dalam riwayat di atas :

Saling memeluk saat ada saudara yang datang dari perjalanan safar. Selain keadaan ini, ulama menambahkan beberapa keadaan lain sebagai waktu disukainya memeluk saudara, yaitu :

a. Saat akan berpisah,
b. Atau karena lama tidak bertemu,
c. Atau untuk menunjukkan kecintaan karena Allah yang kuat.

Di luar kondisi-kondisi di atas, seperti misal; dalam kondisi mukim dan dilakukan dengan sering; ulama menilai itu sebagai tindakan yang makruh. Demikian keterangan yang dibawakan Imam al-Baghawi dalam Syarh as-Sunnah. (Lihat : ash-Shahiihah, VI/305-306)

Berjabat tangan tiap kali bertemu. Dari riwayat ini pula, kita memahami bahwa telah keliru sebagian orang yang menyangka bahwa bersalaman khusus pada saat hari raya atau karena lama tidak bertemu saja. Bahkan syari’at berjabat tangan berlaku tiap kali bertemu, meski dalam sehari dia berjumpa berkali-kali.

TAMBAHAN :

‌5. Menanyakan Kabarnya

Sebagaimana hal ini dilakukan oleh sebagian salaf (Lihat : al-Musnad, III/144 dan 220). Tentu ini perkara yang bagus, terlebih apabila dia telah lama tidak berjumpa dengan saudaranya. Nampak dari perbuatan ini pula bahwa kita memiliki perhatian padanya.

Wallahu a’lam, semoga bisa menjadi sebab kebaikan kita saat bertemu saudara.

— Dekat Rondong Demang, @Kota Raja

— Hari Ahadi, ba’da ‘isya 21 Rabi’ul Akhir 1438 / 18 Januari 2017

Powered by WPeMatico