Bisa Cinta Karena Allah? - Salafy Media
Salafy Media

Radio Islam Indonesia

Who's Online


14 visitors online now
2 guests, 12 bots, 0 members
Map of Visitors

Bisa Cinta Karena Allah?

salafymediasalafymedia

Mencintai dengan tanpa ada landasan keduniaan sedikitpun merupakan amalan besar yang tidak mudah untuk diwujudkan. Sebuah cinta yang terbangun karena adanya satu kesamaan cara pandang dalam melihat kehidupan dunia.

Keakraban yang lahir semata karena Allah. Karena saudaranya patuh dan senang dekat kepada Allah. Karena kawannya itu gemar jauh dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah. Hanya itu.

Sehingga dia pun baik dan gemar berbincang dengannya. Hingga ia pun terkadang mengunjungi saudaranya itu. Dan sekali lagi, amalan ini tidaklah mudah diwujudkan. Karena itulah Allah ta’ala melalui lisan Nabi-Nya ﷺ menjanjikan ganjaran yang amat besar bagi mereka yang mampu menerapkan cinta karena Allah dalam kehidupannya.

إنَّ للَّهِ عبادًا ليسوا بأنبياءَ ولا شهداءَ يغبطُهمُ النَّبيونَ والشُّهداءُ بقربِهم ومقعدِهم منَ اللهِ يومَ القيامةِ

“Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang mereka bukanlah nabi dan bukan juga golongan syuhada. Namun para nabi dan syuhada’ menginginkan kedudukan seperti mereka lantaran dekatnya mereka di sisi Allah pada hari kiamat.”

فقالَ أعرابيُّ حدِّثنا يا رسولَ اللهِ من هم

Salah seorang badui lantas bertanya, “Wahai Rasulullah, kabarkanlah pada kami tentang siapa mereka?”

هم عبادٌ من عبادِ اللهِ من بلدانٍ شتَّى وقبائلَ شتَّى لم يكن بينهم أرحامٌ يتواصلونَ بها ولا دنيا يتباذلونَ بها يتحابُّونَ بروحِ اللهِ يجعلُ اللهُ وجوهَهم نورًا وتُجعَلُ لهم منابرَ من نورٍ

“Mereka ialah hamba-hamba Allah dari negeri yang berbeda, suku yang beraneka ragam –mereka tidak memiliki hubungan kekeluargaan, tidak juga ada urusan dunia yang terjalin antara mereka-; tapi mereka saling cinta-mencintai karena Allah. Allah menjadikan wajah-wajah mereka bercahaya dan menyiapkan bagi mereka mimbar yang juga dari cahaya.” HR. Al Baihaqi dan dinyatakan hasan oleh Al Hafizh dalam Muqaddimah Takhrij Misykah

Semoga kita bisa menerapkan ini dalam hidup, meski perlahan. Hanya pada Allah kita mohon petunjuk.

— Masjid Abu Hurairah, @Kota Raja

— Hari Ahadi, 14.00 – 01 Dzulqa’dah 1439 / 14 Juli 2018

Powered by WPeMatico